“SUJUD”

Memperbanyak sujud dalam shalat atau maksudnya adalah memperbanyak shalat itu sendiri (yaitu khususnya sholat sunnah), memiliki banyak keutamaan.

*Rasulullah bersabda; “Paling dekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang bersujud, Maka perbanyak-lah oleh kalian do’a ketika sedang bersujud.” (HR. Muslim)

*Dalam sebuah hadist diceritakan, Rabi’ah bin Ka’ab pernah bermalam bersama Rasullulah SAW. Ia dengan senang hati membantu keperluan-keperluan beliau, termasuk menyediakan air wudhu’. Selesai berwudhu’, Rasulullah menyuruh Rabi’ah agar menyampaikan keinginannya.

“Aku ingin bersama tuan di surga.” pinta Rabi’ah
“Apakah ada permintaan lain ?” tanya Rasullulah
“Hanya itu tuan.” jawab Rabi’ah
Lalu Rasulullah SAW bersabda: “Bantulah aku untuk kebaikanmu dengan banyak bersujud.”

*Penjelasan:

Sujud termasuk dari ibadah yang sangat agung karena di dalamnya terkandung kesempurnaan dan perendahan diri kepada Allah Ta’ala. Karenanya barangsiapa yang bersujud kepada selain Allah Ta’ala walaupun dalam keadaan bercanda maka sungguh dia telah terjatuh ke dalam kesyirikan yang
membahayakan keislamannya.

*Keutamaan Sujud

1. Setiap sujud yang dilakukan untuk Allah Ta’ala, maka itu akan menghapuskan kesalahan dan akan mengangkat derajat.

2. Orang yang paling dekat dengan Nabi SAW pada hari kiamat adalah mereka yang paling banyak bersujud kepada Allah Ta’ala.

3. Waktu sujud merupakan waktu
dikabulkannya doa, bahkan ia merupakan saat dimana hamba menjadi paling dekat dengan Allah Ta’ala.

*Keutamaan ini berlaku pada semua jenis sujud kepada Allah berdasarkan keumuman dalil-dalil di atas, baik itu sujud dalam sholat wajib, sujud dalam sholat sunnah, sujud tilawah, sujud sahwi, sujud syukur, atau sekedar bersujud karena dia mau bersujud untuk Allah Ta’ala.

*Sujud yang benar harus disertai niat untuk ibadah, merendahkan diri kepada Allah, dan mengagungkan’Nya. Demikianlah beberapa keutamaan dari sujud.

*Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

ﻋَﻠَﻴْﻚَ ﺑِﻜَﺜْﺮَﺓِ ﺍﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ ﻟِﻠَّﻪِ ﻓَﺈِﻧَّﻚَ ﻻَ ﺗَﺴْﺠُﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﺳَﺠْﺪَﺓً ﺇِﻻَّ ﺭَﻓَﻌَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﺩَﺭَﺟَﺔً ﻭَﺣَﻂَّ ﻋَﻨْﻚَ ﺑِﻬَﺎ ﺧَﻄِﻴﺌَﺔً

“Hendaklah engkau memperbanyak sujud
(perbanyak sholat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu’ .” Lalu
Ma’dan berkata, “Aku pun pernah bertemu Abu Darda’ dan bertanya hal yang sama.
Lalu sahabat Abu Darda’ menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku.” (HR. Muslim no. 488)

*Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Setiap orang dari umatku pasti aku kenal pada hari kiamat kelak.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana Tuan mengenal mereka, padahal mereka diantara banyak makhluk?”
Sabdanya; “Bagaimana pendapatmu bila ditengah kumpulan kuda warna hitam
terdapat seekor kuda yang terdapat warna putih cerah di dahinya? Bukankah engkau dapat
mengenalinya?”
Jawab mereka “Ya”.
Sabdanya; “Sesungguhnya pada hari itu umatku memancarkan cahaya putih di keningnya bekas sujud dan cahaya putih wajah, tangan, dan kakinya bekas wudhu’.” (HR. Ahmad)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Apabila Allah menghendaki ahli neraka diberi rahmat, Allah akan memerintahkan malaikat untuk mengeluarkan orang-orang yang menyembah kepada Allah, lalu mereka mengeluarkannya. Mereka dikenal karena adanya bekas sujud pada dahinya dan Allah mengharamkan (api) neraka memakan (membakar) tanda bekas sujud sehingga mereka dikeluarkan dari neraka. Semua anggota badan anak Adam akan dimakan oleh (api) neraka, kecuali tanda bekas sujud.” (HR. Bukhari Muslim)

Wa Allah A’lam.

.