Untuk apakah sebenarnya Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan kita semua? Mari kita perhatikan beberapa firman Allah ta’ala berikut ini :

ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﻨَﺎ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻭَﻣَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ ﻟَﺎﻋِﺒِﻴﻦَ ﻣَﺎ
ﺧَﻠَﻘْﻨَﺎﻫُﻤَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻟَﻜِﻦَّ ﺃَﻛْﺜَﺮَﻫُﻢْ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥ

“Kami (Alloh) tidaklah bermain-main (dalam) menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya, Kami tidaklah
menciptakan keduanya melainkan untuk suatu perkara yang haq, akan tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahuinya.” (QS Ad-Dukhon : 38-39).

ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﻨَﺎ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻭَﻣَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ ﺑَﺎﻃِﻠًﺎ ﺫَﻟِﻚَ ﻇَﻦُّ
ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ

“Dan Kami (Allah) tidaklah menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya sebagai sesuatu yang bathil (sia-sia), yang demikian itu adalah prasangka orang-orang kafir..” (QS. Shood : 27).

ﻭَﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻟِﺘُﺠْﺰَﻯ ﻛُﻞُّ
ﻧَﻔْﺲٍ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﻭَﻫُﻢْ ﻟَﺎ ﻳُﻈْﻠَﻤُﻮﻥ

“Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang haq (benar), dan agar setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang dikerjakannya, sedangkan mereka tidak akan didholimi (dirugikan).” (QS. Al-Jaatsiyah : 22).

ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﺖُ ﺍﻟْﺠِﻦَّ ﻭَﺍﻟْﺈِﻧْﺲَ ﺇِﻟَّﺎ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﻥ

“Dan tidaklah Aku (Allah) menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS Adz-Dzaariyat :56).

Demikianlah, ayat-ayat tersebut di atas menjelaskan dengan sangat gamblangnya kepada kita, bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan kita semua, termasuk langit dan bumi serta seluruh alam semesta ini, adalah untuk satu tujuan yang mulia,
yakni beribadah hanya kepada-Nya, bukan untuk perkara main-main atau perkara yang sia-sia belaka.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

ﺃَﻓَﺤَﺴِﺒْﺘُﻢْ ﺃَﻧَّﻤَﺎ ﺧَﻠَﻘْﻨَﺎﻛُﻢْ ﻋَﺒَﺜًﺎ ﻭَﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ ﻟَﺎ ﺗُﺮْﺟَﻌُﻮﻥَ
ﻓَﺘَﻌَﺎﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟْﻤَﻠِﻚُ ﺍﻟْﺤَﻖُّ ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ ﺭَﺏُّ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵِ
ﺍﻟْﻜَﺮِﻳﻢ

“Apakah kamu mengira bahwa Kami (Allah) menciptakan kamu untuk tujuan yang sia-sia (main-main saja), dan bahwa kamu tidak
akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya, tidak ada Ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Dia, Robb yang memiliki ‘Arsy yang mulia.” (QS. Al-Mu’minun : 115-116)

Jadi, hikmah diciptakannya kita ini, khususnya manusia dan jin, adalah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa
ta’ala. Untuk tujuan ini pula Alloh subhanahu wa ta’ala menciptakan langit dan bumi, menurunkan kitab-kitab-Nya, diutusnya para
Nabi dan Rosul-Nya, adanya perintah dan larangan-Nya, adanya Surga dan Neraka, dan
sebagainya. Selanjutnya, Alloh akan membalas amal-amal mereka di akhirat nanti.

Wallahu a’lam

.