Imam Hasan Al Bashri dalam kalamnya (ucapannya) menyebutkan bahawa:

“Engkau tidak akan memperolehi hakikat iman selama engkau mencela seseorang dengan sebuah aib yang ada pada dirimu
sendiri. Perbaikilah aibmu, baru kemudian engkau perbaiki orang lain.

Setiap kau baiki satu aibmu, maka akan tampak aib lain yang harus kau perbaiki. Akhirnya kau sibuk memperbaiki dirimu sendiri. Dan sesungguhnya, hamba yang paling dicintai Allah adalah dia yang sibuk memperbaiki dirinya sendiri.”

.