Kalian berdzikir “Subhanallah”
Maha Suci Allah, Maha Suci Allah
Apa benar kalian mensucikan Aku?
Apa benar kehidupan kalian mensucikan Aku?
Apa benar watak dan perilaku kalian, kebudayaan dan kemajuan
bangsa kalian – mensucikan Aku?

Kalian berdzikir “Alhamdulillah”
Segala puji bagi Allah,
Segala puji bagi Allah,
Apa benar perekonomian kalian
memuji Aku?
Apa benar gedung-gedung kalian,
kantor-kantor kalian, pertimbangan dan keputusan kalian, kasih dan sepak terjang kalian – memuji Aku?

Kalian berdzikir “Wa laa ilaaha illallah”,
Tiada tuhan selain Allah
Hai hamba-Ku, apa benar Akulah yang kalian tuhankan?
Apa benar Aku faktor primer dalam bagan strategi sejarah
kalian?
Apa benar Aku yang nomor satu di
dalam kerangka akal dan susunan
pikiran kalian,
Apa benar cinta kalian mendasar
kepadaKu?
Apa benar Aku sedang menarik hati kalian, dibanding uang,
keuntungan dan kekuasaan dunia?
Kalau Aku ikut Kontes Idola, apakah kalian kirim sms untuk
memenangkan Aku?

Kalian berdzikir “Allahu Akbar”
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar,
Wahai hamba-Ku, apa tanda
kebesaranKu di negeri penyembah
berhala yang kalian bangga-banggakan ini?
Di bagian mana dari kebudayaanmu,
Di sebelah mana dari langkah politikmu,
Di sudut mana dari gedung-gedung megah industrimu,
Yang mencerminkan keunggulanKu?
Kau lakukan kedzholiman di
sana-sini,
Merata di seantero negeri,
Kedzholiman yang samar sampai
yang transparan,
Kedzholiman struktural, sistemik,
Bahkan kedzholiman yang telanjang dan kasat mata,
Kedzholiman bahkan kepada dzat-Ku,
Kepada hakekat dan syariat eksistensi-Ku,

Kemudian kalian ucapkan
“Allahu Akbar”
Tanpa sedikitpun rasa malu,
Bahkan masjid-masjidmu, yakni rumah-rumah suci-Ku,
Kalian pakai untuk menendangku,
Sebagian dari kalian membangun
rumah-Ku dengan sisa-sisa uang perampokan struktural,
Sebagian dari kalian menegakkan
rumah-Ku dengan biaya hasil
mengemis-ngemis di tengah jalan,
Kalian mengemis atas nama-Ku,
Kalian melantikku sebagai Sang
Maha Pengemis,
Di masjid-masjid kalian tertulis :
Allah yang Maha Fakir Miskin.
Oleh karena itu setiap orang perlu
menaruh rasa belas kasihan kepada-Ku,
Dan jika datang seorang koruptor
membereskan semua pembiayaan
masjid itu, dialah yang kau puji-puji dan kau sanjung-sanjung.

Em-HA AN

.