1. RASULULLAH SAW bersabda maksudnya:
“Sesiapa yang menunaikan solat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah SWT. Kerana itu, janganlah kamu mencari jaminan Allah SWT dengan sesuatu (selain
daripada sholat), yang pada waktu kamu mendapatkannya, lebih-lebih lagi ditakuti kamu tergelincir ke dalam api neraka.” (HR. Muslim). Muhammad Abdur Rauf al-Munawi dalam kitabnya at-Ta’arif menegaskan, as-Subhu atau as-Sabah adalah permulaan siang hari, iaitu ketika ufuk berwarna merah jingga di langit tertutup oleh tabir matahari.

2. Adapun sholat Subuh ibadat yang dilaksanakan ketika fajar siddiq dan berakhir pada waktu matahari terbit. Sholat Subuh memiliki banyak daya tarik karena kedudukannya dalam Islam dan nilainya yang tinggi dalam syari’at. Banyak hadis mendorong untuk melaksanakan sholat Subuh serta menyanjung mereka yang menjaga dan mengerjakannya.

3. Rasulullah SAW mengetahui waktu Subuh adalah waktu yang sangat sulit dan payah untuk bangun dari tidur. Seorang Muslim
bila dibiarkan begitu saja (tertidur), akan memilih untuk merehatkan dirinya sampai terjaga hingga terbit matahari dan meninggalkan sholat Subuh, atau ‘Subuh gajah’, yaitu dikerjakan sholat Subuh tidak
pada waktunya yang betul.

4. Rasulullah SAW mengkhususkan sholat subuh dengan beberapa keistimewaan tunggal dan sifat tertentu yang tidak ada pada sholat lain. Banyak keutamaan dan kelebihan yang didapati di waktu subuh.

5. Salah satu keutamaannya adalah Rasulullah SAW mendoakan umatnya yang
bergegas dalam melaksanakan sholat Subuh, sebagaimana disebutkan dalam hadis: “Ya
Allah, berkatilah umatku selama mereka suka bangun subuh (iaitu
mengerjakannya) .” (HR. Tirmidzi,
Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majjah). Jika Rasulullah SAW yang berdoa, maka tidak ada hijab di antara Baginda dengan Allah
SWT kerana Baginda sendiri adalah orang yang secara jasadiyah paling dekat dengan
Allah SWT. Waktu Subuh adalah waktu yang paling baik untuk mendapatkan rahmat dan
keridhoan Allah SWT.

6. Allah SWT berfirman maksudnya: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhoan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling daripada mereka karena mengharapkan perhiasan duniawi, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya sudah Kami lalaikan daripada mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melampaui batas.” (QS. Al-Kahfi, ayat 28).

7. Keutamaan sholat Subuh diberikan ganjaran pahala melebihi keindahan dunia dan seisinya, sebagaimana disebutkan
dalam hadis riwayat Imam at-Tirmidzi: “Dari Aisyah telah bersabda Rasulullah SAW, dua rakaat sholat Fajar pahalanya lebih indah daripada dunia dan seisinya.”Begitulah keistimewaan sholat Subuh. Apakah yang menghalang kita untuk menyingkap selimut dan mengakhiri tidur untuk melakukan sholat Subuh?

8. Bukankah sholat Subuh menjadi bahagian yg begitu besar kemuliaannya dibandingkan dunia dan seisinya?
Diriwayatkan Muslim dari Usman bin Affan berkata, Rasulullah SAW bersabda yg maksudnya:”Barang siapa yang sholat Isyak berjemaah maka seolah-olah dia telah sholat setengah malam, barang siapa sholat Subuh berjemaah, maka seolah-olah dia telah melaksanakan sholat malam satu
malam penuh.” (HR. Muslim).

9. Sholat Subuh adalah sumber dari segala cahaya di hari kiamat. Di hari itu, semua sumber cahaya di dunia akan padam. Matahari akan digulung, ibadat yg akan menerangi pelakunya. Diriwayat
kan dari Abu Musa al-Asyaari, dia
berkata Rasulullah SAW bersabda yg maksudnya: “Barang siapa yg sholat dua waktu yg dingin, maka akan masuk syurga.” (HR. Bukhari).

Dua waktu yang dingin itu adalah sholat Subuh dan Ashar. Mereka yg menjaga sholat Subuh dan
Ashar dijanjikan kelak di syurga akan melihat Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda yg
bermaksud: “Kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ketika melihat bulan purnama. Baginda berkata, “Sungguh kamu akan melihat Rabb (Allah), sebagaimana
kamu melihat bulan yg tidak terhalang dalam memandangnya. Apabila kamu mampu, janganlah kamu menyerah dalam melakukan sholat sebelum terbit matahari dan sholat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (HR. Bukhari dan
Muslim).

10. Rasulullah SAW memberi janji, apabila sholat Subuh dikerjakan, maka Allah akan melindungi siapa saja yg mengerjakannya seharian penuh. Rasulullah SAW bersabda yg maksudnya: “Barang siapa yg menunaikan solat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka
janganlah coba-coba membuat Allah membuktikan janji-Nya. Barang siapa yg membunuh orang yg menunaikan solat Subuh, Allah SWT akan menuntutnya, sehingga Allah SWT akan membenamkan
mukanya ke dalam neraka.” (HR. Muslim, at-Termizi dan Ibn Majah).

Semoga kita tetap menjaga dan memelihara sholat Subuh seperti dijanjikan Allah. Bergegas bangun tidur apabila terdengar adzan subuh.

.