Sebagian dari kita yang ingin segera memiliki kekasih setelah putus cinta, namun ada juga
yang tidak ingin terburu-buru, bahkan menolak pacaran lagi. Mungkin kita salah satu dari option kedua tersebut.

Takut punya kekasih lagi setelah putus cinta bisa terjadi karena beberapa faktor.

1. BELUM MOVE ON

Masih mengenang mantan dan mendambakannya membuat kita sulit menerima orang baru. Kita akan terus membandingkan mantan dengan si orang baru
dan masih merasa mantan adalah orang terbaik yang kita punya. Ini tanda kita belum move on. Ketika kita sudah bisa merelakan mantan
dan yakin bahwa ada orang yang lebih baik darinya, maka kita lebih mudah untuk membuka diri.

2. TAKUT PATAH HATI LAG

Pernah merasakan sakit hati terhadap mantan kekasih membuat kita takut hal serupa akan terjadi lagi. Sehingga kita
‘menjaga hati’ kita agar tidak tersakiti kembali oleh orang lain.

3. PUNYA KUALITAS YANG TERLALU TINGGI

Takut terjebak dalam jeratan orang yang salah, membuat kita merombak kembali kriteria pasangan yang diinginkan. Tanpa sadar kita memiliki daftar kualitas orang yang terlalu tinggi, bahkan menginginkan orang yang sempurna. Sehingga ketika didekati oleh orang yang tidak sesuai dengan kriteria, kita menolaknya. Memiliki kriteria boleh saja, namun harus juga disesuaikan.

4. MALAS MENGHADAPI DRAMA PERCINTAAN

Hubungan di masa lalu yang penuh dengan drama, apalagi sebuah pengkhianatan, membuat kita takut hal itu terulang lagi. Sadarlah, setiap orang memiliki karakter yang berbeda dan kita tidak boleh menilainya sama dengan mantan kekasih. Hubungan yang terdahulu mungkin penuh dengan drama, tapi belum tentu dengan hubungan yang baru. Kita hanya jadi orang yang pengecut jika takut memulai hubungan karena takut adanya masalah. Hal itu karena setiap hubungan pasti memiliki masalahnya masing-masing.

Pesan : Pacaran setelah nikah jauh lebih baik.

.