Ini bukan sekedar kata-kata agar kamu jatuh hati padaku, namun ini adalah kejujuranku. Mengapa aku berkata seperti ini?
Karena aku menyukai orang-orang yang mencintai-Nya. Yang mencintai Rasul-Nya,,, dan denganmu,,, kuharap keteguhanmu bisa mengajakku serta untuk semakin mencintai-Nya.

Aku ingin merindukanmu karena Allah. Ini bukan untaian rahasia dalam hatiku untuk memikatmu. Mengapa aku berkata seperti ini?
Karena aku tahu, mengucapkan ikrar suci itu menyempurnakan hidupku. Dan, Pernikahan adalah sunnah Rasullullah dan Rasulullah adalah kekasih Allah.
Cinta adalah anugerah-Nya yang ditumbuhkan dihati orang-orang yang dikehendaki-Nya.
Bagaimana aku tidak merindukan
kehadiranmu wahai kekasih hati, untuk hadir di dalam hidupku.

Aku ingin menunggumu karena Allah. Ini bukan rajutan perasaan untuk sebuah penantian. Mengapa aku berkata seperti ini?
Karena aku tahu, diriku terlalu banyak kekurangan, dan karenanya, aku butuh seseorang yang lebih halus untuk menaklukkan hatiku, aku butu orang yang lebih tegas dan yang lebih tangguh untuk menguatkan hatiku yang lemah dengan ijin-Nya.

Aku tahu, terlalu banyak yang harus aku perbaiki, karenanya, semo aku akan bisa menunggumu untuk menjadi pendamping hidupku, aku menunggumu untuk
lebih membimbingku dengan tulusmu, untuk lebih mengajariku dengan sabar hingga kenikmatan imanku terhadap-Nya semakin dalam dengan ijin-Nya, disetiap harinya, untuk seterusnya. Aamiin.

Aku tahu, dalam hatiku, aku tak ingin hidup sendiri, karenanya, aku berharap Allah menganugerahkan kepadaku seorang pendamping untuk berbagi banyak hal dan menerima apa adanya diriku beserta keluargaku.

Kekasih, bila engkau benar-benar ada dalam hidupku, semoga Allah memantapkan hati kita dan
mendekatkan kita dijalan yang lebih Ia Ridhoi.

Aku ingin mencintaimu karena Allah, aku ingin merindukanmu karena Allah dan aku ingin menunggumu karena Allah, diraga
manakah jiwamu bersemayam??

Dari sini aku menatap jejakmu dengan raga yang menari bersama angin, diantara gemuruh ombak kerinduanku.
Rasakan getarku yang membiarkan selarik bintang menemanimu serta untuk menjemputku, meski mungkin tak ada peta yang bisa dirimu genggam, ijinkan bisik hatiku sebagai petunjuk arahmu
dengan ijin-Nya.

Ya Rabbi, redamkanlah rinduku dijalan yang terbaik menurut Engkau untuk dunia dan akhiratku. Aamiin.

.