Artinya: “Bersholawatlah kamu kepadaku, karena sholawatmu itu menjadi zakat (penghening jiwa pembersih dosa) untukmu.” (HR. Ibn Murdaweh).

Artinya: “Saya mendengar Nabi SAW, Bersabda: Janganlah kamu menjadikan rumah-rumahmu sebagai kuburan, dan janganlah kamu menjadikan kuburanku
sebagai per-sidangan hari raya.
Bersholawatlah kepadaku, karena
sholawatmu sampai kepadaku dimana saja kamu berada.” (HR. Al-Nasa’i, Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Nawawi).

Diterangkan oleh Abu Dzar Al-Harawi, bahwa perintah shalawat ini terjadi pada tahun kedua Hijriyah. Ada yang berkata pada malam Isra’ dan ada pula yang
berkata dalam bulan Sya’ban. Dan oleh karena itulah bulan Sya’ban dinamai dengan “Syahrush Shalâti” karena dalam bulan itulah turunnya ayat 56, Surah ke-33 Al-Ahzâb.

.