Kini setiap butiran hujan itu adalah kamu,
kini setiap serpihan angin yang ku hirup itu adalah bayangmu,
Meski terkadang hujan itu begitu asam untukku,
Meski sering serpihan angin itu menyesakkan dadaku,

Entah seperti apa cinta yang kau hidangkan,
Meski pahit,,,,
Sejenak tertelan perlahan,
Karena itu ibarat jamu yang menyehatkan.

.