Sahabatku…
Dulu mungkin kita pernah berfikir, bahwa setiap manusia pasti ingin memiliki seorang kekasih. Kekasih yang akan terus bersamanya,
sehidup semati, dalam suka maupun duka tak akan terpisahkan.

Sekarang, marilah kita memilih amal sholeh sebagai kekasih. Karena ternyata hanya amal
sholeh-lah yang akan terus menemani kita, bersama kita, bahkan menemani kita dalam
kubur, kemudian amal sholeh pula lah yang menemani kita menghadap Allah SWT.

Dulu kita mungkin pernah berfikir, setiap manusia pastilah punya goresan masalah dengan orang lain, sehingga wajar jika manusia memiliki musuh masing-masing.

Sekarang marilah kita memilih menjadikan setan sebagai musuh utama, sehingga kita lebih memilih melepaskan kebencian,
dendam, rasa sakit hati dan permusuhan dengan orang lain.

Dulu mungkin kita pernah selalu kagum pada manusia yang cerdas dan manusia yang berhasil dalam
karir atau kehidupan duniawinya.

Sekarang mari kita mengganti kriteria kekaguman kita ketika kita menyadari bahwa manusia hebat di mata Allah adalah hanya
manusia yang bertakwa. Manusia yang sanggup taat kepada aturan-aturan Allah dalam menjalankan hidup dan kehidupannya.

Dulu mungkin kita akan marah dan merasa harga diri dijatuhkan, ketika orang lain berlaku dzhalim pada kita, menggunjingkan
kita, menyakiti kita dengan kalimat-kalimat sindiran yang disengaja untuk menyakiti kita.

Sekarang mari kita memilih untuk bersyukur dan berterima kasih, ketika meyakini bahwa Allah tetapkan akan ada pemindahan pahala dari mereka untuk kita, saat kita mampu bersabar.

Dan kita memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia hanyalah akan jatuh di mata-Nya, ketika kita rela menggadaikan diri kita untuk mengikuti hasud-an setan.

Dulu mungkin kita yakin, dengan hanya khatam Al-Qur’an berkali kali, maka jiwaku akan tercerahkan.

Sekarang mari kita memilih untuk mengerti, memaknai dan memahami artinya dengan menggunakan akal, dengan mengaktifkan kalbu dan mengamalkannya dalam
keseharian, maka pencerahan itu baru bisa kita dapatkan.

Ketika kita harus memilih, berdoalah semoga Allah membantu kita untuk selalu memilih yang benar menurut DIA. Dan bukan sekedar benar di mata makhluk-Nya saja. Semoga Allah mengizinkan dan memudahkan. Sesungguhnya DIA-lah penggenggam semua keputusan apapun di alam semesta ini.
Aamiin.

.