Kemarin adalah sepotong cerita yang kini terkisah,
Ketika senja tak mampu menceritakan kepada pelangi,
Karena hujan yang tak rampung hingga petang menjelang,
Dan gelap berkuasa menghapus cercah tiada tersisa,

Wahai Bintangku
Aku yang disini selalu berdiri dengan segenggam kerinduan,
Aku tebarkan di setiap sudut qalbu kesunyian Kemudian sejenak aku terlelap bersamamu,
Dalam selembar mimpi yang luar biasa indahnya,
Jika suatu ketika aku tak mampu lagi berdiri,
Dan aku tak akan bisa mencarimu, karna rindu ini,,,

Yakin aku seperti senja ini yang menunggu malam tetap akan menjadi malam,
Walau senja tanpa berhias pelangi, jingga yang merona, atau sepoi angin dengan aroma segar
Yang turun dari hijau perbukitan
Karna bagiku engkau seperti malam yang sunyinya tak akan mampu terpatahkan,
Kemudian membuat letih menjadi terlelap,
Kemudian engkau melukiskan mimpi di atas kanvas kerinduanku

.