+Ia membenciku, aku harus membalasnya.
+Ia menghinaku, aku wajib untuk membalas.
+Ia mempermalukanku , aku perlu membalas sakit hati ini.
+Ia memarahiku, aku bukan orang bodoh dan harus membalas.

+Ia telah mencuri sesuatu dariku, aku harus mencurinya kembali.
+Ia menyakitiku, sebagai obatnya aku wajib menyakitinya.
+Begitu yang mereka perlakuan padaku, demikianlah aku akan memperlakukan mereka.

+Bukankah itu adil namanya?
+Apa yang mereka lakukan, mereka harus menerima akibatnya.
+Itulah pemikiran kita.
+Itulah logika yang selalu jadi pembenaran bagi kita untuk melakukan kesalahan.

+Berbuat hal yang umumnya
dilakukan kebanyakan orang.
+Tetapi kebenarannya Allah pasti tidak ingin kita menjadi demikian.
+Bukankah Tuhan telah mengutus Para Nabi untuk mengajari dan menuntun kita?
+Menjadikan Para Nabi sebagai teladan?

+Apapun itu. Kita bebas memilih.
+Lebih mengedepankan pemikiran sendiri atau sesuai pengajaran Kitab Suci.
+Tidak ada yang dapat mendikte.
+Kita yang berkuasa dan menentukan atas hidup sendiri.
+Kita sendiri yang akan menanggung akibat.

.