Jika MENIKAH ibarat membangun sebuah RUMAH.
Aku tidak menginginkan rumah yang MEWAH.
Aku ingin rumah yang SEDERHANA.
Dibangun dari ke-CINTA-an terhadap ALLAH SWT,
SHOLAT berjamaah bersama setiap kali,
Lantunkan AYAT SUCI di penghujung MALAM dan SENJA pagi,

Jika MENIKAH ibarat menemukan seorang PANGERAN
Tidak perlu RUPAWAN paras sang pangeran,
Yang membuat jatuh cinta adalah
AKHLAQ-nya…..
Tidak perlu JUTAWAN dari segi HARTA,
Yang membuat tentram adalah LANTUNAN TILAWAH-nya.
Aku inginnya, aku bisa menentukan TUJUAN, bersama SANG PANGERAN.
Dengan panduan Al Quran dan sunnah-Nya.

Jika menikah ibarat meminang seorang PUTRI.
Semoga ia baik hati dan berbudi pekerti.
Dan saling menyayangi hingga usia menjemput nanti.

Jika menemukan orang yang tepat (suatu saat nanti).
Semoga bisa membangun rumah dengan keping terkecilnya.
Belajar bersepeda, jatuh,
dan mencoba lagi, bersama,
berdua.
Berjalan beriringan dengan sang pangeran atau sang putri, saling membantu dan mendukung, menuju jannah-Nya…..

Aamiin, Ya Alloh Ya Mujiibas
Saa’iliin.

.