ﺑِﺴْــــــــــــــﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْـــــﻢِ

Tidak pernahkah kita merenung ingatan dari Allah sendiri terhadap orang yang mendakwa mereka itu cinta kepada-Nya?

“Katakanlah (Hai Muhammad): Jika kamu sekalian itu sungguh mencintai ALLAH maka ikutilah aku, niscaya kamu juga akan dikasihi oleh Allah, dan akan diampun-Nya kesalahanmu. Dan Allah itu Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Ali Imraan 3: 31)

~Jika cinta kepada ALLAH, contohlah RASULULLAH SAW. Hiduplah seperti Rasulullah, bekerja sebagaimana Rasulullah.

~Sibukkan diri dengan belajar dan mengajar, berdakwah dan memberi peringatan, membela agama dan bekerja untuk ummah, sibukkan diri dengan segala kebajikan demi cinta kita kepada-Nya.

~Bukan denga berpuisi, andai puisi itu datang dari sebuah khayalan tentang cinta Ilahi
sambil memicit jerawat di tingkap pagi apa hasilnya?

~Jika mau mengungkapkan Cinta pada madah dan kata, luahkan ia dari rohani dan jasmani yang bekerja untuk kekasih-Nya. Hiasilah diri kita dengan catatan amal dan muhasabah diri,
bukan retorik dan angan-angan
terhadap CINTA ILAHI.

.