Kini…
Seolah tebal dinding penyekat telah terbangun kokoh,
Menjauhkan keeratan yang sempat terjalin,
Jarakpun kian membentang terhampar,
Memisahkan jalin taut persahabatan,
Adakah salah telah kubuat tanpa sadar?
Ataukah ada ucap terlontar lukai hati yang memerah?

Sahabat…
Tunjuk salahku, beber khilafku,
Menjauhmu cuatkan tanya hatiku,
Berlalumu buahkan sesalku,
Kuingin rajut temali kekariban itu,
Selayaknya dulu, berbagi suka dan duka,
Melangkah seayun besama,
Sebahu sepikul, dalam kebersamaan yang ceria,

.