Jangan mencari calon suami yang tampan wajahnya.
Jangan mencari calon suami yang banyak hartanya.
Jangan pula mencari calon suami yang selalu diperebutkan para wanita.

Akan tetapi carilah seorang calon suami yang benar-benar halus tutur katanya.
Yang begitu mulia budi pekerti dan tampan serta elok akhlaknya.
Yang bisa memuliakan kaum wanita.
Yang benar-benar siap menjadi
pemimpin dalam keluarga.
Yang dapat membimbing untuk semakin dekat kepada Allah SWT.
Yang dapat menuntun ke jalan yang diridhai Allah SWT.

Yang bisa mengingatkan ketika telah lalai dalam melaksanakan dan menjalankan kewajiban kepada Allah SWT.
Yang bisa menyadarkan ketika kita telah berbuat khilaf.
Yang bisa meluruskan kesalahan dengan penuh kelembutan.
Yang bisa menegur ketika telah
berpaling pada tanggung jawab dan kewajiban sebagai seorang isteri yang wajib taat pada suami dan Rabb-Nya.
Yang bisa memaafkan dengan penuh keikhlasan jika telah menjadi seorang isteri yang kufur.

Ketika kita salah bukannya dia marah.
Ketika kita khilaf bukannya dia memvonisnya.
Ketika kita kufur bukannya dia
meninggalkan.
Tapi sebaliknya.
Dia pantang menyerah untuk selalu membimbing kita.
Menuntun kita.
Mengajari kita.
Untuk kembali ke jalan yang benar dan di ridhoi Allah SWT sesuai ajaran syariat Islam yg
di bawa baginda Rasulullah SAW.

InsyaAllah.

.