Seorang pria yang sudah menikah secara tidak sengaja berkenalan dengan seorang gadis cantik yang menggoda, mereka berkenal di sebuah kantin perkantoran,
setelah tukar pin, esoknya si gadis mulai BBM.

Gadis : Mas hebat ya…punya usaha sendiri, sukses pula.
Pria : Terima kasih ya🙂.

Esoknya lagi, Si gadis menelpon pria, sekeda say hallo, “kapan ya mas, kita makan bareng lagi? ”
Pria menjawab : Oke kapan saja boleh🙂.

Setelah itu mereka masih sering
berhubungan melalui BBM dan telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bersama.
Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :
“Mas….Sebenarnya aku mencintaimu, aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke-2, aku siap mas….dan maaf
aku mengganggu perasaanmu.

Dengan berat hati pria menjawab: Dik, aku mengerti dan paham maksudmu, tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK! Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.

Tapi, taukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses seperti ini, itu semua karena
dorongan dan semangat istriku.
Sungguh sangat berdosa kalau aku harus membagi cinta dengan seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalau aku sekarang sudah sukses, aku yakin kamu menyukai aku karena kamu hanya melihat tampilanku semata, padahal ada orang-kesayangan di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.

Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak akan pernah abadi. Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku
dikala susah, terpuruk dan sukses seperti ini. Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa
menjadi seperti ini.

Kamu memang cantik, tapi hati isteri ku menurutku lebih cantik. Terima kasih, walau bagaimanapun kau telah mengagumiku.

~Sahabat, Poligami memang Sah-sah saja tapi bukankah Rosulullah SAW selama beristrikan Khadijah, Beliau tidak pernah menduakannya? kenapa? Khadijah-lah pasangan hidup yang telah mengorbankan segala potensinya untuk kesuksesan
Rosulullah SAW.

Bukti cintanya terlukis dalam sabdanya : “Tidaklah Allah mengganti untukku (istri) yang lebih baik darinya (khadijah). Dia
beriman kepadaku saat orang-orang kufur. Dia mempercayaiku saat orang-orang mendustaiku. Dia memberikan hartanya kepadaku saat orang-orang mengharamkan hartanya untukku. Dan dia memberikan aku
anak saat Allah tidak memberikan anak dari istri-istriku yang lain”.

~Jadilah faktor penentu kesuksesan pasangan hidup kita, maka yakinlah dia akan berat menduakan apalagi meninggalkan kita.

.