Tags

1. Allah SWT berjanji akan menolong orang-
orang yang beriman. Sebagaimana firman
Allah SWT,”… Dan Kami selalu berkewajiban
menolong orang-orang yang beriman.”(QS.
Ar-Ruum: 47).
2. Diberikan advokasi atau pembelaan (ad-
difa’). Allah SWT berfirman, ”Sesungguhnya
Allah membela orang-orang yang ber­
iman…” (QS. Al-Hajj:38).
3. Mendapatkan perlindungan kasih sayang
(Al-wilayah). Allah SWT berfirman, ”Allah
Pelindung orang-orang yang beriman…. ” (QS.
Al-Baqarah: 257).
4. Ditunjukkan kepada jalan yang benar (Al-
hidayah). Didasarkan firman Allah SWT, ”…
Sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk
bagi orang- orang yang beriman kepada jalan
yang lurus. ” (QS. Al-Hajj: 54).
5. Orang-orang kafir tidak akan diberikan
jalan untuk memusnahkan mereka dari muka
bumi (‘adamu taslithiil kafirin). Allah SWT
berfirman,”Dan Allah sekali-kali tidak akan
memberi jalan kepada orang-orang
kafir.” (QS. An-Nisa.i : 141).
6. Diberikan kekuasaan di dunia dan
diberikan kemapanan dalam segala bidang.
Allah SWT berfirman,”Dan Allah telah berjanji
kepada orang-orang yang beriman diantara
kamu dan mengerjakan amal-amal saleh
bahwa Dia sungguh-sungguh akan
menjadikan mereka berkuasa di bumi,
sebagaimana Dia telah menjadikan berkuasa
orang-orang sebelum mereka, dan sungguh
Dia akan meneguhkan (memberikan
kemapanan) agama yang telah diridhai-Nya
untuk mereka.” (QS. An-Nuur; 55).
7. Keberkahan dari langit dan bumi, seperti
sumber daya alam yang melimpah serta
rezeki yang lezat (Al-barakah dan ar-rizqu ath-
thayyib). Allah SWT berfirman,”Jikalau
sekiranya penduduk negeri-negeri beriman
dan bertakwa, pastilah Kami akan
melimpahkan kepada mereka berkah dari
langit dan bumi.”(QS. Al-A’raaf: 96).
8. Kemuliaan dan kejayaan (Al-izzah). Allah
SWT berfirman, ”Padahal kekuatan
(kemuliaan) itu hanyalah bagi Allah bagi
Rasul-Nya, dan bagi orang-orang yang
beriman (mukmin).” (QS. Al-Munafiquun: 8).
9. Kehidupan yang baik (al-hayah ath-
thayyibah) Allah SWT berfirman,”Barangsiapa
mengerjakan amal saleh baik laki-laki maupun
perempuan dalam keadaan beriman, maka
sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya
kehidupan yang baik.”(QS. An- Nahl: 97).
10. Diberikan kemenangan (Al-fAth). Allah SWT
berfirman, ”Mudah-mudahan Allah akan
mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-
Nya) atau suatu keputusan dari sisi-Nya..”(QS.
Al-Maa’idah: 52).
Dengan janji-janji yang menggiurkan tersebut
tentu kualifikasi (penyeleksian) orang-orang
yang dikategorikan sebagai memiliki
keimanan sangat ketat. Jika tidak, tentulah
banyak orang, bahkan semua orang, yang
akan mengaku-aku diri sebagai orang
beriman.
Untuk menghindari ini dan untuk mengukur
pula seberapa kadar keimanan manusia,
dilakukanlah proses tes terlebih dahulu, tes
keimanan, sebagaimana tes ini dilakukan
terhadap generasi-genera si dahulu.
Allah SWT berfirman,”Apakah manusia
mengira bahwa mereka dibiarkan saja
mengatakan,’Kami telah beriman,’ sedang
mereka belum diuji ?
Sesungguhnya Kami
telah menguji orang-orang yang sebelum
mereka, maka sesungguhnya Allah
mengetahui orang- orang yang benar dan
sesungguhnya Dia mengetahui orang- orang
yang dusta.” (QS. Al-‘Ankabuut: 2-3)